REKA CIPTA ITB

Ekonomi Sirkular di Jamaras Berawal Sampah Berujung Manfaat

Sel, 05 Agu 2025

DARURAT sampah beberapa kali terjadi di Kota Bandung, khususnya terkait dengan masalah di tempat pengolahan akhir (TPA). Pola pengelolaan sampah di Kota Bandung masih mengandalkan sistem kumpul-angkut-buang. Sebanyak 70% dari total sampah ditimbun atau setara dengan 1.289 ton/hari dengan komposisi sampah organik sebesar 58%. Kebakaran di TPA Sarimukti menyebabkan masa darurat persampahan dan muncullah Instruksi Gubernur Jawa Barat No 02/PBLS.04/DLH yang mengatur TPA Sarimukti hanya menampung 50% residu dan pembuangan sampah organik ke TPA tidak diperbolehkan.

Menghadapi tantangan keberlanjutan, ilmuwan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menerapkan teknologi berbasis ekonomi sirkular yang dapat mengurangi sampah organik yang dibuang ke TPA sekaligus menawarkan potensi ekonomi. Teknologi itu memanfaatkan manggot black soldier fly (BSF) atau lebih dikenal sebagai magotisasi.

Konsep ekonomi sirkuler adalah pendekatan yang bertujuan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya dengan cara mendaur ulang bahan yang sebelumnya dianggap limbah. Tim melakukan empat tahap sebelum pelaksanaan, yaitu persiapan, identifikasi dan pemetaan permasalahan, perumusan masalah, serta pelaksanaan. Proses pelaksanaan terdiri dari rangkaian kegiatan, yaitu sampling timbulan dan komposisi sampah setempat, pengujian karakteristik sampah melalui uji laboratorium, perbaikan dan pengembangan ruma....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement