SENTIMEN negatif pasar masih menyelubungi pasar saham Indonesia. Dua hari berturut-turut, indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuat loyo sejak Rabu (28/1).
IHSG kembali tertekan dalam perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), kemarin. Begitu perdagangan dibuka pukul 09.00 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS), IHSG terus merosot ke posisi 7.654,66, melemah 665,89 poin atau 8,00% dari penutupan sehari sebelumnya 8.320. Pukul 09.26, BEI langsung menghentikan sementara perdagangan (trading halt) guna menahan laju penurunan yang sudah mencapai 8% itu.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan pelaku pasar masih mencermati tindak lanjut otoritas terhadap pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI). Pasalnya, apabila hingga Mei 2026 tidak ada kemajuan signifikan, MSCI akan meninjau ulang status aksesibilitas pasar Indonesia. Hal itu dapat berpotensi pada penurunan bobot saham Indonesia di MSCI ....

