PESONA

Adaptasi Gaun Pengantin dari Masa Peralihan Sinema 1930-an

Min, 09 Nov 2025

DESAINER Didi Budiardjo membawa 21 koleksi gaun pengantin terbarunya pada sebuah tajuk If Only yang pertama kali ia pamerkan dalam gelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2025. Tak berhenti di panggung runway, Didi kemudian membawa ke-21 koleksi itu dalam konsep re-see, yakni sebuah sesi untuk melihat kembali koleksi desainer seusai peragaan busana.

Dalam pameran Re-see if Only, Didi membangun nuansa ballroom The Langham Jakarta pada sebuah latar klasik dengan musik retro yang mengalun untuk mengantar para pengunjung menyelami rancangan-rancangan yang terinspirasi dari busana dalam film-film era 1930-an, masa ketika industri sinema beralih dari film tanpa suara (silent movie) ke film dengan dialog bersuara.

Jika Damien Chazelle menangkap dengan indah masa peralihan itu dalam babylon, Didi mencoba menginterpretasi masa itu dengan menghadirkan busana-busana gaun pernikahan yang ia a....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement