KEMENTERIAN Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik Idul Fitri tahun ini mencapai 143,91 juta orang (50,6% dari jumlah penduduk negeri tercinta). Para pemudik mulai bergerak dari daerah rantau ke kampung halaman. Bahkan sebagian pemudik berasal dari negara-negara yang selama ini menjadi destinasi pekerja migran.
Menurut pengamatan Andre Moller dalam Ramadan in Java: The Joy and Jihad of Ritual Fasting (2005), fenomena mudik ke kampung halaman merupakan bagian dari aktivitas keagamaan yang unik di Nusantara. Rasanya tidak ada negara yang begitu semarak menyambut Ramadan dan Idul Fitri dengan beraneka tradisi.
Mudik bertujuan merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercinta di kampung halaman. Pertanyaannya, apa motivasi yang mendorong pemudik bergerak dari tempat perantauan ke kampung halaman? Padahal, untuk kepentingan mudik mereka harus mengeluarkan biaya besar, meluangkan waktu, berpel....

