MEMBICARAKAN kesejahteraan dosen layaknya membicarakan persoalan kesejahteraan para guru. Pasalnya, tidak semua dosen tergolong sejahtera karena masih banyak juga yang masuk kategori honorer dan mendapatkan upah yang kurang layak.
Pengamat pendidikan sekaligus Rektor Institut Media Digital Emtek (IMDE), Totok Amin Soefijanto, menjelaskan kesejahteraan dosen itu relatif. Semua itu terlihat dari dosen tersebut berasal dari perguruan tinggi negeri atau swasta, perguruan tinggi di kota besar atau kota kecil, sudah sertifikasi dosen atau belum, dan statusnya tetap atau tidak tetap. “Kalau statusnya dosen tetap, baik itu di PTS atau PTN, sudah lebih terjamin kesejahteraannya. Mungkin yang masih perlu diperhatikan adalah dosen tidak tetap karena dia sepenuhnya bergantung pada honor mengajar, tidak banyak tunjangannya,” ungkapnya kepada Media Indonesia, kemarin.
Lebih lanjut, Totok mengatakan peluang mengajar dosen juga bergantung pada jumlah kelas dan mata kuliah di kampus. Jika jumlah mahasiswanya sedikit, lalu mata kuliah dan kelasnya sedikit, tentu semakin sulit untuk....

