Nilai fantastis tunjangan reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menunjukkan upaya setengah hati parlemen mendengar tuntutan rakyat. Hal itu sekaligus menambah beban keuangan negara di tengah impitan ekonomi yang dialami masyarakat.
"Penaikan dana reses mencerminkan jauhnya kepekaan DPR pada rakyat miskin dan kelas menengah yang pendapatannya jalan di tempat," ujar Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid saat dihubungi, kemarin.
Penaikan tunjangan reses anggota DPR juga dinilai menambah luka masyarakat. Padahal, pada akhir Agustus lalu, rakyat menuntut agar para wakil rakyat untuk ikut berhemat dan menekan pendapatan yang....

