KITA semua mengikuti dengan waspada perkembangan eskalasi konflik dan perang di kawasan Timur Tengah. Kita tahu bahwa itu bermula dari serangan oleh Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026. Iran kemudian balas menyerang ke Israel dan berbagai pangkalan Amerika Serikat di Bahrain, Qatar, Emirat Arab, dan belakangan juga ke Arab Saudi.
Selain berbagai aspek geopolitik, perang seperti sekarang ini jelas punya dampak buruk pada kesehatan, pada sistem kesehatan, dan pada kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Untuk melihat dampak itu, baik kalau kita lihat apa yang terjadi pada Juni 2025, ketika itu terjadi saling serang antara Israel dan Iran selama 10 hari dan lalu ada pengeboman oleh Amerika Serikat ke Iran pada 21 Juni 2025. Jurnal kesehatan internasional The BMJ membahas dampak kesehatannya dalam artikel ilmiah berjudul Hospitals are Targeted and Destroyed as Israel-Iran War Hits Healthcare.
Setidaknya ada lima dampak buruk bagi kesehatan pada situasi perang seperti sekarang ini, yang juga sudah terjadi pada Juni 2025 di Israel dan Iran ini. Pertama tentu dampak langsung yang meninggal, cedera, dan sakit. Ketika itu, data sampai akhir Juni 2025 menunjukkan lebih dari 1.900 orang meninggal dan lebih dari 4.000 orang yang cedera dalam berbagai keadaan. Data pada perang yang sekarang sedang terjadi belum kita ketahui, tetapi sejauh ini skala perangnya tampaknya lebih besar sehingga ang....

