INTERNASIONAL

Dewan Perdamaian Membelah Dunia

Kam, 29 Jan 2026

INISIATIF baru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertajuk Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian kian mengarah pada ambisi global yang jauh melampaui mandat awalnya. Meski semula diperkenalkan sebagai mekanisme penanganan konflik Gaza, Dewan Perdamaian kini bermetamorfosis menjadi organisasi internasional baru yang dinilai lebih berfungsi sebagai instrumen politik, mencerminkan visi America first dari Trump dalam membentuk ulang arsitektur dunia.

Perluasan mandat tersebut memantik perdebatan luas di kalangan diplomat dan pengamat hubungan internasional. Banyak pihak menilai Dewan Perdamaian bukan sekadar forum resolusi konflik, melainkan juga representasi pendekatan baru AS yang transaksional, berorientasi kepentingan, dan berpotensi menggerus multilateralisme berbasis aturan.

Peluncuran dan promosi Dewan Perdamaian pada sela World Economic Forum di Davos mempertegas arah itu. Dalam berbagai pemaparan awal, Dewan Perdamaian digambarkan sebagai wadah fleksibel yang dapat menangani beragam krisis internasional, dari konflik bersenjata, stabilisasi pascaperang, hingga rekonstruksi ekonomi. Namun, fleksibilitas itu justru memicu kekhawatiran karena tidak memiliki batasan geografis atau tematik yang jelas sehingga berpotensi tumpang tindih bahkan menggantikan peran lembaga multilateral yang sudah ada, khususnya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).<....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement