KEGAWATAN sudah terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat merebaknya wabah rabies. Kepala Balai Karantina Pertanian Kupang Yulius Umbu Hungar memutuskan bergerak cepat dengan menutup lalu lintas hewan penular rabies.
"Khusunya di Kabupaten Timor Tengah Selatan, wabah terus meluas. Manusia korban gigitan hewan pembawa rabies juga terus bertambah," ungkapnya, kemarin.
Di wilayah itu, kasus gigitan anjing rabies pada manusia per 24 Juni sudah mencapai 544 kasus. Wilayah desa yang terpapar meluas dari sebelum....

