DI Davos, musim dingin seperti mengajari dunia untuk berhenti sejenak. Ia menurunkan tempo, meredam kebisingan, dan memaksa manusia kembali ke hal-hal yang paling mendasar. Di tengah hamparan salju itu, para pemimpin dan pelaku pasar global berkumpul tidak hanya untuk merayakan peluang, tetapi juga demi mengelola kecemasan bersama: perang yang belum padam, perdagangan yang kian penuh pagar, dan kepercayaan antarnegara yang semakin tipis—seakan dunia bergerak dari satu ketidakpastian ke ketidakpastian berikutnya.
<....

