SEKILAS motif yang ditampilkan pada koleksi itu seperti ubur-ubur yang menari di antara sulur-sulur panjang anemon laut. Terlebih sejumlah busana juga menonjolkan siluet menggembung ala organisme laut bertentakel itu, seperti cropped-blouse dengan pinggiran karet ataupun celana panjang dan celana pendek dengan pinggul lebar, kemudian slim di bagian bawah.
Dari dekat, motif serupa ubur-ubur dan anemon itu ialah payung dan titik-titik yang berbaris rapat, tapi juga meliuk tidak seragam. Baik payung maupun deret titik itu, semua berwarna putih, hingga kontras dengan warna dasar busana yang semuanya earth-tone, seperti terakota, kuning kunyit, dan cokelat.
Itulah daya tarik yang menonjol dari koleksi Timeless Connection dari jenama Ohmmbybai yang diperagakan di Jakarta, Sabtu (4/10). Sang pemilik sekaligus desainer Ohmmbybai, Bai Soemarlono, kepada Media Indonesia, menjelaskan bahwa motif payung hadir sebagai simbol perlindungan, sementara motif titik merupakan perlambang hujan yang juga merupakan simbol pembaharuan yang mengalir deras.

