TREN pasar properti pada 2026 diperkirakan masih mengikuti pola yang terjadi sepanjang 2024-2025. Berdasarkan data dari Leads Property Service Indonesia, sektor perkantoran (office), industri, dan pergudangan (warehouse) diprediksi menjadi motor utama pertumbuhan, sedangkan hunian atau residensial bergerak lebih lambat.
Associate Director PT Leads Property Service Indonesia Martin Hutapea menyampaikan pasar residensial dinilai masih berjalan lambat. Daya beli masyarakat belum pulih sepenuhnya dan banyak developer memilih menunda peluncuran proyek baru. "Ada permintaan, tapi sangat rendah. Banyak proyek yang tidak jadi launching karena daya beli turun," kata Martin.
&nb....

