EKONOMI

Jadi Early Warning Ketahanan Fiskal yang Rentan

Sen, 02 Feb 2026

KEPALA Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman berpandangan, pelemahan nilai tukar rupiah yang berlangsung sejak 2023 hingga mencapai level terlemah pada 2025 mencerminkan respons pasar terhadap arah kebijakan fiskal secara historis. Ekspektasi terhadap defisit, kebutuhan pembiayaan, serta tekanan kebijakan memiliki peran besar dalam pergerakan nilai tukar.

Depresiasi rupiah, menurutnya, menjadi early warning atau peringatan dini atas kerentanan fiskal karena bereaksi lebih cepat ketimbang indikator fiskal lainnya, sebagai cerminan penyesuaian portofolio investor secara real-time.

Stabilitas rupiah, lanjut Rizal, merupakan refleksi langsung dari persepsi keberlanjutan fiskal. Defisit yang melebar membutuhkan pembiayaan besar, sementa....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement