SETELAH berjibaku selama sepekan, ruas Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) yang ambles sekitar 15 meter akibat terjangan arus air, Minggu (9/3), berhasil disambungkan oleh pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Jambi dengan jembatan darurat (bailey).
Kendati sempit dan tidak permanen, jembatan kerangka baja prafabrikasi yang bersifat portabel itu sedikit banyak berdaya guna untuk mengurai masalah kelumpuhan total arus lalu lintas kendaraan akibat amblesnya ruas Jalinsum di Km 58 pada Minggu (2/3) lalu.
Lokasi jalan ambles berada di wilayah Desa Sirih Sekapur, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi, berbatasan dengan Kabupaten Dhamasraya, Sumatra Barat.

