Soal perekrutan tenaga pendidik untuk sekolah rakyat yang akan dimulai pada April 2025 mendatang, Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan bahwa pihaknya perlu melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait dengan teknis di lapangan.
“(Penyediaan tenaga pendidik) itu perlu koordinasi dengan Kemendikdasmen. Sabar, ya,” ungkap Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico kepada Media Indonesia, kemarin.
Saat dihubungi secara terpisah, Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Temu Ismail, menjelaskan bahwa koordinasi dalam penyediaan para guru di sekolah rakyat perlu dilakukan dengan Kemendikdasmen. “Kebutuhan guru tentunya sesuai dengan jenjang yang dibuka sekolah rakyat di setiap titik/wilayah/daerahnya,” jelas Temu Ismail.