KOMISI Pemilihan Umum (KPU) mengakui menjalin kontrak dengan raksasa teknologi asal Tiongkok, Alibaba, terkait dengan pengadaan dan kontrak komputasi awan (cloud) untuk Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) yang digunakan selama Pemilu 2024.
Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan sengketa informasi antara Yayasan Advokasi Hak Konstitusional (Yakin) dan KPU di Kantor Komisi Informasi Pusat (KIP) di Jakarta, kemarin.
Tenaga Ahli dari KPU RI Luqman Hakim yang hadir dalam persidangan tersebut menyimpulkan bahwa pengadaan server dan kontrak den....

