SEJUMLAH daerah di Nusantara memiliki ciri khas keunggulan jenis buah. Kota Malang, misalnya, memiliki kekhasan dengan apelnya, lalu ada pula Kabupaten Semarang dengan durian dan kesemek, dan Cianjur dengan kekhasan pisang.
Namun, saat ini buah yang khas di setiap daerah itu mulai sulit ditemukan. Di Kota Malang, pamor apel kini mulai berganti dengan jeruk. Salah satu penyebabnya ialah udara yang bertambah panas di kota tersebut. Selain itu, produktivitas juga tak optimal karena pohon yang menua. Di Kabupaten Semarang, durian brongkol yang jadi buah khas daerah itu juga langka. Penyebabnya ialah jumlah lahan yang berkurang dan berganti dengan jenis lain. Selain itu, petani lebih memilih menanam durian jenis lain yang lebih cepat berbuah.
Di sisi lain, kondisi berbeda terjadi di Cianjur, Jawa Barat. Daerah itu masih terkenal dengan pisang ambon. Produksi pisang di daerah itu juga bisa dikatakan melimpah. Dampaknya ialah munculnya sektor bisnis lain, semisal usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejumlah UMKM tersebut memproduksi makanan berbahan dasa....
- Home
- Category
- POLKAM
- FOKUS
- EKONOMI
- MEGAPOLITAN
- OPINI
- SUARA ANDA
- NUSANTARA
- HUMANIORA
- INTERNASIONAL
- OLAHRAGA
- SELEBRITAS
- EDITORIAL
- PODIUM
- SELA
- EKONOMI DIGITAL
- PROPERTI
- KESEHATAN
- OTOMOTIF
- PUNGGAWA BUMI
- BELANJA
- JENDELA BUKU
- WAWANCARA
- TIFA
- PESONA
- MUDA
- IKON
- MEDIA ANAK
- TRAVELISTA
- KULINER
- CERPEN
- HIBURAN
- INTERMEZZO
- WEEKEND
- SEPAK BOLA
- KOLOM PAKAR
- GARDA NIRBAYA
- BULAKSUMUR
- ICON
- REKA CIPTA ITB
- SETARA BERDAYA
- EDSUS HUT RI
- EDSUS 2 TAHUN JOKOWI-AMIN
- UMKM GO DIGITAL
- TEKNOPOLIS
- EDSUS 3 TAHUN JOKOWI-AMIN
- PROMINEN
- E-Paper
- Subscription History
- Interests
- About Us
- Contact
- LightDark
© Copyright 2020
Media Indonesia Mobile & Apps.
All Rights Reserved.