OPINI

Menjaga Nalar di Perubahan Zaman

Sen, 19 Jan 2026

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar. Dalam proses panjang itulah jurnalisme menemukan posisinya. Jurnalisme bukan sekadar pencatat peristiwa, melainkan juga penjaga kesadaran kolektif.

Di usia ke-56, hari ini, Media Indonesia (Teuku Yousli Syah mendirikan harian ini pada 19 Januari 1970) berada pada simpul sejarah penting, yakni mengemban tugas merawat peradaban sekaligus keharusan beradaptasi dengan perubahan zaman yang kian cepat. Sejak awal kelahirannya, jurnalisme, termasuk kami, memikul mandat moral menyampaikan kebenaran, memberi makna pada fakta, dan menghadirkan informasi yang memungkinkan publik mengambil keputusan secara rasional.

Dalam konteks ini, jurnalisme tidak hanya berurusan dengan apa yang terjadi, tetapi juga mengapa itu penting bagi publik. Di situlah jurnalisme berperan sebagai fondasi peradaban. Ia membangun ruang dialog, memperkuat akal sehat, dan mencegah masy....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement