INTERNASIONAL

Natal di Betlehem dalam Tekanan Pemukim

Rab, 24 Des 2025

LAMPU-LAMPU Natal kembali menyala di Betlehem, Tepi Barat, Palestina. Cahayanya berkelip di bawah bayang-bayang konflik yang belum sepenuhnya reda. 

Di Lapangan Palungan, alunan lagu rohani dan langkah marching band terdengar lagi setelah dua tahun keheningan. Umat Kristen Palestina mencoba merayakan Natal bukan dengan kemeriahan, melainkan dengan keteguhan untuk bertahan. 

Di tengah kekerasan pemukim Israel, ketidakpastian politik, dan luka perang di Jalur Gaza, perayaan sederhana itu menjadi penanda bahwa kehidupan di tanah kelahiran Yesus belum sepenuhnya padam meski rapuh. Di Betlehem, kota yang diyakini sebagai tempat kelahiran Yesus menurut Injil, jalan-jalan dihiasi dengan spanduk berbahasa Arab dan Inggris yang mengutip Kitab Yesaya, 'Bangkitlah, bersinarlah, karena terangmu telah datang

SHARE THIS

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement