KUNJUNGAN Presiden Joko Widodo ke Malaysia menghasilkan penandatanganan sedikitnya enam nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU). Salah satunya terkait batas laut teritorial di Laut Sulawesi dan Selat Malaka bagian selatan, yang terwujud setelah negosiasi berjalan selama 18 tahun.
“Setelah 18 tahun proses negosiasi, 18 tahun, bisa diselesaikan. Ini alhamdulillah, berkat Perdana Menteri Seri Anwar Ibrahim yang bekerja cepat dibantu para menteri,” ujar Presiden Jokowi dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim seusai pertemuan di Seri Perdana, Putrajaya, Malaysia, kemarin.
Jokowi juga berharap negosiasi terkait perbatasan Indonesia-Malaysia lainnya dapat diselesaikan pada masa kepemimpinan ....

