TEKNOPOLIS

Penipu Menciptakan Keadaan Darurat

Min, 14 Des 2025

PRAKTIK scam terus berkembang dengan berbagai bentuk model bahkan bantuan teknologi, tetapi pola-pola yang dilakukan pelaku untuk mengelabui korban tidak banyak berubah. Pelaku biasanya menjebak korban dengan membawa sebuah kondisi darurat, ini membuat korban kehilangan daya pikir kritis.

Head of Asia Pacific GSMA Julian Gorman menyampaikan pola itu kerap disebut dengan rekayasa sosial yang menekankan pada dua aspek, yaitu menciptakan keadaan darurat dan menciptakan kepercayaan pada korban. Hasil akhirnya, diharapkan korban akan terjebak dan memberikan data pribadi, lalu hartanya dikuras.

“Saya rasa karakteristik umum dari penipuan adalah menciptakan kepercayaan dan menciptakan urgensi. Maksud saya, misalnya seseorang menelepon dan mencoba menipu menggunakan alur cerita dengan mengatakan ‘oh, anak Anda terluka di taman bermain, kirimkan uang ke rumah sakit sekarang’. Di sana ada rasa urgensi dan kepercayaan,” jelas Julian kepada Medi....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement