INDONESIA merupakan salah satu negara dengan tingkat risiko bencana tertinggi di dunia. World Risk Report 2023 menempatkan Indonesia di peringkat kedua dari 193 negara paling rawan bencana, setelah Filipina. Posisi geografisnya di antara lempeng membuat Indonesia rentan terhadap gempa bumi, erupsi gunung berapi, banjir, serta cuaca ekstrem. Data Allianz Utama Indonesia bersama PT Reasuransi MAIPARK Indonesia (MAIPARK) menunjukkan hanya sekitar 0,1% atau setara 36 ribu dari total 64 juta rumah tinggal yang memiliki asuransi properti.
“Masih banyak masyarakat dan pelaku bisnis yang memahami pentingnya pengelolaan keuangan, tetapi belum menjadikan asuransi sebagai bagian dari strategi perlindungan aset. Padahal, tanpa proteksi, kerugian akibat bencana bisa berlipat ganda dan menghentikan aktivitas usaha secara tiba-tiba yang tentunya akan mengganggu kesinambungan usaha dan pada ujungnya berdampak pada ekonomi,” ungkap Ignatius Hendrawan, Direktur & Chief Technical Officer Allianz Utama Indonesia, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Ruben mengatakan rendahnya inklusi asuransi tersebut menimbulkan kesenjangan besar antara total kerugian ekonomi akibat bencana dengan nilai kerugian yang dijamin asuransi, tidak hanya terkait kerusakan....

