KEPUTUSAN pemerintah tetap memberlakukan sekolah tatap muka sudah tepat. Namun, kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka harus tetap berkualitas dan lebih bermakna.
"Pekerjaan rumah (PR) kita masih sangat banyak. Kualitas belajar indikatornya tidak hanya perubahan tatap muka, tetapi diperlukan juga yang bermakna, meaningful atau joyful yang membuat anak tertarik untuk terus belajar," kata Ketua Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri, di Jakarta, kemarin.
Ia meminta pemerintah tetap bekerja keras untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan hanya menambah fasilitas pendidikan seperti revitalisasi sekolah. Indikatornya antara....

