KOMPLEKSITAS masalah perizinan investasi di Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang tegas. Tanpa kepemimpinan yang kuat, upaya menyederhanakan perizinan dan menarik investasi bakal sulit tercapai.
Pakar ekonomi dan manajemen Rhenald Kasali mengatakan hal itu saat merespons keluhan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Todotua Pasaribu yang sebelumnya menyebut persoalan perizinan yang ruwet dan premanisme membuat pihaknya babak belur dalam urusan investasi.
Rhenald menilai masalah izin investasi di Tanah Air sangat kompleks karena tidak hanya terkait dengan aspek teknis atau prosedural, tetapi juga melibatkan kepentingan yang lain. "Perizinan ini masalahnya berkelindan, gabungan antara kepentingan politik, integritas pejabat, lemahnya KPK, serta peraturan yang berbelit-belit," ujarnya kepada Media Indonesia, kemarin. "Untuk mengatasi ini, yang paling penting ialah kepemimpinan yang tegas,....

