HUMANIORA

Permintaan Kolang-kaling asal Kampung Kedung Meningkat

Jum, 08 Apr 2022

KAMPUNG Kedung berada di Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Setiap memasuki Ramadan, sebagian besar masyarakatnya memproduksi kolang-kaling. Kedung dikenal sebagai ‘Kampung Kolang-kaling’ atau orang Sunda menyebutnya caruluk. Kolang-kaling merupakan buah dari pohon aren. Saat Ramadan, biasanya kolang-kaling diolah menjadi kolak atau manisan.

Makmur, 65, merupakan salah satu petani kolang-kaling di Kampung Kedung. Setiap pagi seusai sahur dan salat Subuh, ia bersama anggota keluarganya berangkat ke kawasan hutan di area Gunung Gede-Pangrango. Di sana ia memanen kolang-kaling. Setiap hari, rata-rata ia bersama keluarganya bisa menghasilkan sebanyak 50 kilogram kolang-kaling. "Kalau saat puasa memang permintaan (kolang-kaling) sangat banyak," kata Makmur yang biasa disapa Abah, Selasa (5/4).

"Alhamdulillah, kalau saya, sehari bisa mendapatkan kolang-kaling seberat 50 kilogram," terang Abah Makmur. Tahun ini Abah Makmur menyimpan harapan besar produksi kolang-kalingnya bisa banyak terjual. Pasalnya, kurun dua tahun terakhir, penjualan kolang-kaling cenderung sepi akibat terdampak pandemi covid-19. "Harganya kisaran Rp8 ribu....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement