INTERNASIONAL

RI Desak Paman Sam dan Rusia Dialogkan Pembatasan Nuklir

Sen, 09 Feb 2026

DI tengah perhatian dunia terhadap program nuklir Iran, muncul kekhawatiran baru. Berakhirnya masa berlaku perjanjian pengendalian senjata nuklir New START (Strategic Arms Reduction Treaty) antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia pada pekan lalu (5/2) menyita atensi global. Vakumnya kesepakatan yang telah menjadi pilar stabilitas strategis selama lebih dari setengah abad ini dikhawatirkan akan memicu perlombaan senjata nuklir baru yang tidak terkendali.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menyatakan keprihatinan mendalam atas berakhirnya pakta tersebut pada Kamis (5/2). Jakarta menilai situasi ini menambah ketidakpastian keamanan global secara signifikan. "Indonesia mendesak AS dan Rusia untuk melanjutkan perundingan mengenai pembaruan pembatasan dan pengurangan senjata ofensif strategis," ungkap pernyataan resmi Kemenlu RI.

Pemerintah menekankan bahwa jalur komunikasi di antara kedua negara adidaya tersebut sangat esensial demi mencegah terjadinya salah kalkulasi atau eskalasi yang fatal. Apalagi, untuk pertama kalinya sejak awal 1970-an, kedua negara kini tidak lagi terikat batas....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement