KETEGANGAN antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia semakin meningkat setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan dua kapal selam nuklir dikerahkan ke dekat wilayah Rusia. Namun, Rusia tidak menunjukkan ketakutan.
Tanggapan tegas datang dari Viktor Vodolatsky, anggota parlemen Rusia, yang menyatakan bahwa negaranya memiliki lebih banyak kapal selam nuklir yang aktif di lautan dunia jika dibandingkan dengan AS. Dia menegaskan Moskow tidak perlu memberi reaksi berlebihan atas pernyataan Trump.
Vodolatsky, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Pertama Komite Duma Negara untuk Urusan CIS dan Hubungan Internasional menyebut bahwa kapal selam yang disebut Trump se....

