NUSANTARA

Sesar Menyebar di Jabar Perkuat Mitigasi Gempa

Jum, 22 Agu 2025

GEMPA bumi yang berpusat di tenggara Kabupaten Bekasi pada Rabu (20/8) kian menambah daftar kejadian gempa bumi di wilayah Provinsi Jawa Barat dalam rentang waktu berdekatan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahkan mencatat pada Rabu itu terdapat lima kali gempa terjadi, mulai Bandung Barat, Purwakarta, hingga Bekasi.

Pakar kegempaan dari Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran Nana Sulaksana mengungkapkan di Jabar memang banyak sesar yang melintang, baik arah utara-selatan maupun barat-timur. Nana menyebut, seperti diperlihatkan peta Badan Geologi, di wilayah itu terdapat antara lain Sesar Cimandiri, Sesar Baribis, dan Sesar Lembang.

Nana mengakui ilmu pengetahuan belum sepenuhnya bisa menjelaskan fenomena gempa. Karena itu, yang diperkuat ialah kerja mitigasi dari Badan Geologi dengan membuat peta kerawanan gempa bumi sebagai acuan untuk menentukan standar keamanan bangunan. “Satu hal lagi, masyarakat seyogianya jauhi membuat bangunan di sekitar zona sesar karena bila terjadi gempa, potensi merusaknya akan lebih tinggi,” tuturnya, kemarin.


GEMPA MENENGAH

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid mengatakan pusat gempa Bekasi berada di wilayah rawan bencana gempa bumi menengah. Selain Bekasi, daerah sekitarnya memiliki kerawanan yang sama, seperti Purwakarta, Jakarta, Depok, dan Bandung. “Lokasi pusat gempa bumi berada di darat. Morfologi wilayah terdekat didominasi dataran, berombak, bergelombang hingga pegunungan,” kata Wafid, kemarin.

Berdasarkan data tapak lokal (Vs30), lanjut dia, wilayah terdekat dengan pusat gempa bumi diklasifikasikan ke dalam kelas tanah C (tanah sangat padat dan batuan lunak), kelas tanah D (tanah sedang), dan kelas tanah E (tanah lunak). “Keberadaan kelas tanah lunak ini berarti potensi guncangan gempa di area itu bisa terasa lebih intens. Gempa ini diakibatkan oleh sesar naik pada zona Sesar Baribis,” ujar Wafid.

“Kami minta warga menjauhi daerah tebing yang berpotensi terjadi gerakan tanah, terutama saat terjadi h....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement