KETUA Dewan Nasional Setara Institute, Hendardi, menilai pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF) menjadi langkah mendesak dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus.
Hendardi menyebut dinamika penanganan kasus tersebut mencerminkan sikap politik Presiden Prabowo Subianto dalam penegakan hukum. Ia menilai pembentukan TGPF menjadi langkah yang tidak terelakkan bagi Presiden.
“Tidak ada pilihan lain bagi Presiden selain membentuk tim gabungan pencari fakta agar perkara ini terang benderang dan hak publik untuk tahu dapat direspons secara proporsional dan profesional....

