HIP-HOP bukan sekadar genre musik, melainkan ruang hidup yang terus bergerak mengikuti zaman. Hal itu yang menjadi landasan pemahaman rapper Indonesia, Tuan Tigabelas atau Muhammad Syaifullah. Sepanjang lebih dari satu dekade berkarya, cara pandangnya terhadap hip-hop tak pernah benar-benar sama. Ia melihat hip-hop sebagai budaya yang cair, lentur, dan selalu beradaptasi dengan konteks sosial tempat ia tumbuh.
Menurut pria yang kerap disapa Upi ini, hip-hop sejak awal memang lahir dari proses akulturasi. Karena itu, perubahan bukan ancaman, melainkan keniscayaan. Stereotip visual yang dulu kerap dilekatkan pada hip-hop, mulai dari rambut gimbal, topi terbalik, hingga gaya berpakaian tertentu, kini tak lagi relevan. Baginya, bentuk luar hip-hop selalu bergeser dari tahun ke tahun.
Namun, di tengah perubahan tersebut, Tuan Tigabelas menegaskan ada satu hal yang tak pernah ia lepaskan, yakni akar dan spirit hip-hop. Bagi Upi, semangat utama hip-hop ialah soal perlawanan, representasi, dan kesadaran akan asal-usul. Bentuk bo....

