INTERNASIONAL

30 Januari 1933: Adolf Hitler Diangkat sebagai Kanselir Jerman

Jum, 30 Jan 2026

PRESIDEN Jerman Paul von Hindenburg menunjuk Adolf Hitler, Ketua Partai Pekerja Nasional Sosialis Jerman (Nazi), sebagai kanselir setelah kebuntuan politik berkepanjangan di era Republik Weimar. Krisis ekonomi akibat Depresi Besar, tingginya pengangguran, serta ketidakstabilan pemerintahan koalisi membuat dukungan terhadap partai-partai ekstrem, termasuk Nazi, meningkat tajam. Meski Partai Nazi tidak meraih mayoritas absolut di parlemen, Hitler berhasil memanfaatkan dukungan elite konservatif yang meyakini ia dapat dikendalikan dalam struktur pemerintahan.

Penunjukan ini menjadi titik balik sejarah Jerman. Dalam hitungan minggu, Hitler memanfaatkan kebakaran Gedung Reichstag pada Februari 1933 untuk menekan kebebasan sipil dan membungkam lawan politik melalui Dekret Reichstag. Disusul pengesahan Undang-Undang Pemberian Kuasa pada Maret 1933, Hitler memperoleh kewenangan legislatif penuh tanpa persetujuan parlemen. Langkah-langkah ini secara efektif mengakhiri sistem demokrasi Weimar dan mengukuhkan kekuasaan Nazi. Dalam beberapa tahun berikutnya, rezim Nazi membangun negara totaliter dengan kontrol ketat atas media, pendidikan, dan aparat keamanan, serta menerapkan ideologi rasial yang melahirkan kebijakan anti-Yahudi dan penganiayaan sistemati....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement