PERCAKAPAN berkelanjutan antara sejarah dan masa kini dihadirkan dalam balutan seni. Ada sembilan karya seni dari enam seniman dari Indonesia, Thailand, dan Singapura yang dipamerkan dalam tajuk Ruins and Blueprints di Ara Contemporary pada 5 Juli-3 Agustus 2024.
“Ruins and Blueprint mengartikan ruins itu masa lalu, sedangkan masa-masa sekarang yang kita tinggalkan adalah blueprints sehingga dalam pameran ini kami mencoba menampilkan karya-karya yang mengeksplorasi hubungan antara masa lalu dan masa depan. Kalau kita perhatikan bahwa relationship antara masa lalu dan masa depan ini bergerak menjadi relationship antara fakta dan fiksi, atau mungkin kita sering dengar term yang namanya post-truth atau pascakebenara,” ujar Co-Founder Ara Contemporary Megan Arlin pada Jumat (4/7).
Saat menjelajahi ruang pamer, pengunjung akan disapa dengan karya tiga dimensi milik Dita Gambiro. Ada dua karyanya yang dihadirkan, yakni Harapan Baru dan Today’s Paper, Yesterday Home. Keduanya bermaterial plywood....

