DUDUK di kursi empuk dan berkutat dengan angka-angka ialah keseharian I Kadek Surya Prasetya Wiguna hingga sembilan tahun lalu. Begitu pun, karier mapan sebagai bankir di perusahaan pelat merah itu harus mengalami plot twist.
Bapaknya, I Wayan Alit Artha Wiguna, terus mendesak agar Kadek kembali ke desa dan meneruskan usaha kakao sang ayah, yang juga seorang penyuluh pertanian. Penolakannya kerap berujung dengan perdebatan. Di sisi lain, Kadek pun paham sang bapak berkukuh karena sekaligus ingin memajukan petani kakao di Tabanan, Bali.
“Kalau saya dulu sebelum jadi petani ini tiap hari berantem (dengan bapak), saya dulu pegawai bank sudah enak-enak saya merintis karier, tiba-tiba ditarik ke desa, disuruh jadi petani (oleh bapak). Kira-kira ada yang mau begitu?” tutur Kadek saat ditemui di Cau Chocolates Fact....

