PODIUM

Gus Kautsar

Rab, 10 Des 2025

NAHDLATUL Ulama kiranya patut berbangga punya Gus Kautsar (selain tentunya, Rais Syuriyah Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha dan Mustasyar PBNU Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus). Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso Mojo, Kediri, Jawa Timur, itu amat progresif dalam menyuarakan kontekstualisasi ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai pernyataannya dalam sejumlah majelis bisa dinilai sebagai 'penjaga akal sehat'.

Pemilik nama lengkap Muhammad Abdurrahman Al Kautsar itu juga tak segan mengkritik koleganya sesama NU, bila memang orang itu perlu dikritik. Garisnya jelas, tidak abu-abu. Di media sosial, akhir-akhir ini, misalnya, ia mengkritik keras Ulil Abshar Abdalla. Gus Ulil, yang salah satu Ketua PBNU, menyebut aktivis lingkungan yang ngotot menyuarakan zero mining dan 'memulihkan ekosistem' sebagai kaum puritan, atau masuk kategori 'wahabisme lingkungan'.

Ulil menyatakan bahwa menuntut 'pengembalian ekosistem seperti semula' ialah pandangan superidealis yang tidak realistis. Kepada Iqbal Damanik, aktivis Greenpeace, dalam sebuah bincang-bincang di televisi, beberapa waktu silam, Gus Ulil bertanya, "Untuk apa mengembalik....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement