KEIKUTSERTAAN Indonesia dalam Board of Peace yang diinisiasi Amerika Serikat (AS) merupakan keputusan tepat untuk terus membantu Palestina dan sesuai dengan amanat konstitusi.
"Sebagian orang mungkin tidak setuju dengan Board of Peace mengenai sejumlah elemennya. Persoalannya, belum ada alternatif platform untuk membangun upaya konsolidasi internasional bagi perdamaian Palestina," ujar Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf, yang kerap disapa Gus Yahya, di Jakarta, beberapa hari lalu.
Yahya menjelaskan keikutsertaan Indonesia didasari mandat untuk aktif dalam ketertiban dunia dan menghapuskan penjajahan sebagaimana Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang berbunyi, 'ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan ke....

