REKA CIPTA ITB

Kebijakan Daerah sebagai Penggerak Transformasi

Sel, 03 Feb 2026

LANGKAH Kota Pekalongan menuju ekonomi sirkular bukan sekadar wacana hijau, melainkan juga bagian dari visi jangka panjang yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045. Visi tersebut menegaskan komitmen untuk membangun ekonomi yang kreatif, inovatif, dan berkelanjutan, dengan teknologi dan lingkungan sebagai dua pilar utamanya.

Pemerintah Kota Pekalongan menunjukkan langkah nyata untuk mewujudkannya. Hingga kini, telah tersedia 13 instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di kawasan industri batik, disertai program sertifikasi industri hijau yang mendorong pelaku usaha agar lebih efisien dan ramah lingkungan. Pengembangan sistem informasi perindustrian (siptenan) juga dilakukan untuk memperkuat branding dan promosi produk unggulan daerah. Itu menjadikan Pekalongan tidak hanya dikenal sebagai Kota Batik, tetapi juga sebagai pusat inovasi industri berkelanjutan.

Sebagaimana diungkapkan tim ITB dalam diseminasi hasil penelitian, keberhasilan ekonomi sirkular tidak cukup hanya bertumpu pada infrastruktur. Transformasi sejati membutuhkan tata kelola kelembagaan yang kolaboratif, dengan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyara....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement