SENTIMEN negatif yang menekan pasar modal Indonesia, koreksi peringkat saham menjadi underweight oleh Goldman Sachs, hingga perubahan prospek peringkat kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif oleh Moody's Investors Service mencerminkan keraguan investor.
Fundamen perekonomian cukup kuat sehingga peringkat kredit Indonesia pun masih tetap di Baa2, level investment grade. Menurunnya prospek menunjukkan persepsi risiko yang melemah oleh ketidakpastian arah kebijakan jangka menengah dan kredibilitas fiskal.
Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufi....

