PODIUM

Sunyi yang Mematikan

Jum, 13 Feb 2026

ADA sejumlah pertanyaan terkait dengan peristiwa bunuh diri anak SD berumur 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur, dua pekan lalu. Namun, pertanyaan paling kencang nan mengguncang ialah mengapa anak sekecil itu sudah berpikir tentang bunuh diri? Apakah ini tanda-tanda keras bahwa negeri ini sudah berada di fase darurat 'kerapuhan' mental?

Secara statistik, angka bunuh diri memang 'masih' dalam hitungan ribuan, dari ratusan juta anak bangsa. Namun, kata 'masih' rasanya tidak tepat untuk menggambarkan kedaruratan. Apalagi, angka kadang terasa dingin. Namun, di balik statistik, selalu ada wajah. Ada anak. Ada remaja. Ada keluarga yang mendadak kehilangan masa depan.

Data Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Polri mencatat sekitar 1.288 kasus bunuh diri pada 2022. Tren itu disebut meningkat pada 2023. Hingga 28 Mei 2025 saja, sudah tercatat 594 kasus. Jika ritme itu berlanjut, kita berhadapan....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement