SERING kali ketika sedang menonton film, di tengah film kita merasa seperti tertidur dan tiba-tiba terbangun dengan rasa kaget. Atau ketika berkendara, tiba-tiba kita lupa kita sedang mengemudi. Jika hal itu terjadi, kita mungkin mengalami gejala tidur atau microsleep.
Dr Winnugroho Wiratman, spesialis saraf RS UI, mendefinisikan microsleep sebagai sebuah gejala tidur temporer, hanya berlangsung beberapa detik. Ia menegaskan gejala itu tidak membahayakan, tetapi jika disamakan, seperti sebuah gejala sakit kepala. “Biasanya terjadi pada saat beraktivitas monoton, seperti berkendara, bekerja, atau belajar,” ucapnya pada live Instagram RS UI, pekan lalu.
Menurutnya, microsleep terjadi karena adanya gangguan pada bagian otak talamus. Talamus berfungsi mengantarkan informasi atau input untuk dapat menstimulasikan otak. Namun, talamus mengalami gangguan sehingga tidak dapat menstimulasi otak sec....

