PAKAR kepemiluan dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), Titi Anggraini, menyoroti skor dimensi ‘keuangan partai yang transparan dan akuntabel’ dalam Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) yang dilaporkan kurang berintegritas.
Titi menilai, selama ini transparansi belum menjadi praktik yang terlembaga di internal partai politik (parpol). Selain itu, tata kelola keuangan partai di Indonesia masih lemah dan belum akuntabel. "Tanpa pembenahan serius, sulit berharap partai menjadi institusi demokratis yang akuntabel," ujar Titi ketika dihubungi, kemarin.
Ia mendesak agar revisi Undang-Undang Pemilu bisa menjadi momentum untuk menciptakan tata kelola keuangan partai yang transparan dan akuntabel. Menurut Titi, wajibkan parpol untuk publikasi l....

