PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto yang menyebut adanya keterlibatan oknum TNI dan Polri dalam aktivitas ilegal serta penyelundupan sumber daya alam (SDA) harus dimaknai sebagai sinyal tegas pemerintah untuk melakukan pembenahan internal institusi pertahanan dan keamanan.
Pengamat intelijen dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro menilai pernyataan Presiden itu bukan untuk meruntuhkan kepercayaan publik terhadap TNI dan Polri, melainkan menunjukkan komitmen politik negara untuk memberantas praktik korupsi yang merugikan kepentingan nasional.
“Artinya Presiden ingin membersihkan institusi TNI dan Polri dari unsur korupsi yang merugikan negara dan mengancam kepentingan nasional,” ujar Ngasiman saa....

