DALAM praktiknya, Deus Caristas Est (DCE) menjalankan beragam kegiatan yang dirancang sesuai kebutuhan para anggota. Program-program tersebut mencakup pendampingan psikososial, pelatihan keterampilan, kegiatan edukatif, hingga aktivitas komunitas yang mendorong interaksi sosial yang sehat.
Ini pula yang dirasakan Azizah, penyandang disabilitas yang sehari-hari harus menggunakan kursi roda karena sejak usia tiga tahun kakinya tak berkembang sempurna gara-gara penyakit polio. Perkenalan Azizah dengan Anita Prajitno, pendiri DCE, dimulai pada 2018 lalu saat ia mengikuti pelatihan bersama teman-temannya sesama disabilitas.
Dua tahun selepas pelatihan tersebut, tidak disangka lewat telepon dia kembali dihubungi oleh pendiri DCE. “Bu Anita menawari ....

