LAPORAN terbaru Transparency International (TI) mengenai indeks persepsi korupsi (corruption perceptions index/CPI) 2025 menunjukkan skor Indonesia turun tiga poin, dari 37 pada 2024 menjadi 34, sekaligus merosot 10 peringkat dari posisi ke-99 menjadi ke-109 dunia dari 182 negara yang dinilai.
CPI selama ini dipandang sebagai salah satu barometer utama untuk menilai persepsi korupsi di sektor publik. Indeks itu tidak hanya membaca praktik suap atau penyalahgunaan wewenang, tetapi juga merefleksikan kualitas tata kelola pemerintahan, kredibilitas penegakan hukum, serta tingkat kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Managing Director Paramadina Public Policy Institute (PPPI) sekaligus Direktur Paramadina Graduate School of Diplomacy Ahmad Khoirul Umam menilai tren CPI Indonesia tidak bisa dibaca secara dangkal. Umam menegaskan penurunan itu perlu menjadi alarm untuk menila....

