DERETAN bambu runcing tersusun rapi di sebuah ruangan Museum Nasional Indonesia, Jakarta. Bambu-bambu itu menjulang tinggi ke langit-langit ruangan dengan tinggi mencapai sekitar 2,5-3 m. Berjajar memanjang dari satu sisi ruangan ke sisi lainnya, instalasi itu membentuk lorong-lorong sempit yang hanya bisa dilewati sekitar dua sampai tiga orang.
Ruangan pun dengan sengaja didesain serbahitam dengan dinding dan langit-langit serta alas karpet. Cahaya temaram terpancar dari sela-sela bambu runcing, seolah menjadi pemandu bagi pengunjung untuk menyusuri setiap jengkal ruangan. Alunan musik menenangkan bergema dalam ruangan, seakan mengajak pengunjung menjelajah ruang waktu.
Di lorong sekat bambu itulah puluhan karya fotografi dari 15 fotografer profesional Indonesia tergantung pada tiap dinding ruangan. Ruangan itu didesain khusus oleh arsitektur Andra Matin dan menjadi bagian dari pameran fotografi 80 Tahun Keberagaman yang dihadirkan Komunitas Negeri Elok di Museum Nasional Indonesia pada 20 Agustus hingga 3....

