MENJADI tuan rumah terselenggaranya kegiatan Meracik dalam Gelap yang diikuti ibu-ibu penyandang disabilitas netra menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Anthony Suhari. Bukan sekali ini juga ia terlibat dengan kegiatan yang memberi ruang ekspresi bagi para penyandang disabilitas. Sejak lama, ia berkomitmen memberikan ruang untuk mengembangkan talenta dan kemampuan para penyandang disabilitas.
Sebagai musikus, dalam kesehariannya Anthony kerap bersentuhan langsung dengan mereka, terutama anak-anak. Di studio musik yang dia bangun sejak 1997, misalnya, anak-anak disabilitas itu mendapat kesempatan untuk belajar alat musik dan berkesenian.
Anthony mengatakan musik juga bisa menjadi sarana terapi. “Di sini kami juga pernah melatih anak down syndrome, awalnya ngamuk-ngamuk, tetapi setelah dilatih musik perkusi pelan-pelan, dia bisa enjoy,” cerita Anthony.

