BANGUNAN kuno Langgar Bubrah, yang berada tidak jauh dari Menara Kudus, menyimpan bukti sejarah peradaban sejak zaman dahulu. Warga setempat menyebut usia Langgar Bubrah lebih tua daripada Menara Kudus yang saat ini menjadi ikon ‘Kota Keretek’ tersebut.
Langgar Bubrah berbentuk joglo berupa tumpukan batu bata yang dilengkapi dngan ukiran-ukiran kuno. Di bagian luar, terdapat menhir dan yoni. Langgar adalah sebutan untuk sebuah tempat ibadah umat Islam, sedangkan bubrah dalam bahasa Jawa berarti hancur. Langgar Bubrah atau orang kuno menyebutnya Sigit Bubar ini dahulunya bekas masjid yang sudah tidak terpakai dan menjadi simbol akulturasi budaya antara Hindu dan Islam.
Juru kunci Langgar Bubrah Fahmi Parijoto mengatakan keberadaan bangunan cagar budaya ini berasal dari era zaman Raden Pengeran Poncowati atau sebelum Sunan Kudus. "Hindunya berasal dari zaman Raden Pangeran Poncowati, dahulu Sunan Kudus adalah senopatinya Kerajaan Bintoro Demak yang diberikan tugas oleh Raden Patah untuk ....

