OPINI

Lebih dari Bahasa

Sen, 09 Feb 2026

BAGAIMANA rasanya memahami sebuah bahasa, tetapi enggan menggunakannya? Di banyak ruang kelas, terutama di daerah, bahasa Inggris kerap dipelajari sebagai mata pelajaran yang harus dikuasai, tetapi sekaligus ditakuti. Siswa memahami kosakata dan struktur kalimat, tetapi memilih diam karena takut melakukan kesalahan. Dalam situasi seperti itu, bahasa berisiko kehilangan maknanya, ia tidak lagi menjadi alat komunikasi, tetapi sekadar bahan ujian.

Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang kian cepat, kemampuan berbahasa Inggris menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda. Bahasa Inggris tidak lagi dipahami semata sebagai mata pelajaran di sekolah, tetapi sebagai keterampilan hidup yang membantu siswa berkomunikasi, mengakses pengetahuan, dan membuka peluang pada masa depan.

Karena itu, pembelajaran bahasa Inggris tidak cukup jika hanya berfokus pada hafalan kosakata dan tata bahasa. Kelas bahasa Inggris perlu dihadirkan sebagai ruang belajar yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir, bekerja sama, berkreasi, serta menggunaka....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement