OPINI

Rekonstruksi Manusia Utuh

Sen, 09 Feb 2026

DUNIA pendidikan tengah sakit. Gejalanya bukan hanya kesenjangan dan kualitas yang timpang, melainkan juga kegagalan mendasar: ia tidak lagi relevan dengan denyut nadi kehidupan.

Laporan UNESCO 2023 menyebutkan tiga krisis dramatis yang dihadapi dunia pendidikan: krisis ekuitas dan inklusi, krisis mutu, dan krisis relevansi. Krisis relevansi itu bersumber dari kegagalan sistem pendidikan dalam membekali generasi muda dengan kompetensi dan nilai hidup yang memadai untuk menghadapi kompleksitas zaman. Pendidikan sering kali terperangkap dalam paradigma instrumental yang sempit, hanya melihat peserta didik sebagai human resources untuk pasar kerja, sementara mengabaikan pengembangan mereka sebagai human-beings yang utuh.

Oleh karena itu, pendidikan seharusnya dipahami sebagai proses belajar holistik, yakni belajar bagaimana belajar, berbuat, dan bekerja dalam dunia yang berubah cepat, hidup berdampingan dengan sikap saling menghormati di tengah perbedaan yang kian nyata, serta menjalani kehidupan secara utuh dan berarti (UNESCO, 2023). Dengan demikian, ide dan sikap holistik diperlukan tidak hanya untuk satu negara, tetapi untuk seantero dunia dalam ....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement