MEGAPOLITAN

Magnet Jakarta Memudar

Sel, 24 Mar 2026

HIRUK pikuk arus balik Lebaran 2026 di Jakarta tidak hanya membawa kepulangan pemudik, tetapi juga menyajikan dua sisi urbanisasi, yakni kedatangan para pencari kerja baru dan kepulangan mereka yang memilih berhenti dari keriuhan Ibu Kota.

Jimmy, 23, sarjana asal Padang, Sumatra Barat, melangkah ke Jakarta dengan penuh optimisme. Setahun setelah lulus kuliah tanpa pekerjaan menjanjikan di kampung halaman, ia akhirnya memantapkan hati untuk mengadu nasib di Jakarta. "Setelah menimbang enam bulan, saya putuskan berangkat. Di kampung sulit cari kerja yang cocok. Saya ingin belajar berdagang dengan saudara yang sudah lebih dulu sukses jualan pakaian di Pasar Tanah Abang," ujar Jimmy, Minggu (22/3).

Jimmy mengaku datang dengan asa yang tinggi. Ia membawa tekad untuk mengirimkan nafkah bagi orangtuanya di Padang. Jimmy yakin dengan bimbingan saudaranya, ia akan mampu menguasai seluk-beluk bisnis di Pasar Tanah Abang, pusat grosir terbesar se-Asia Tenggara. "Saya percaya Jakarta masih punya tempat buat yang mau kerja keras. Target saya bis....

Belum selesai membaca berita ini ? Selesaikan dengan berlangganan disini Berlangganan

Advertisement

Advertisement