DI balik kisah keajaiban ekonominya, Tiongkok meluncurkan sebuah strategi revolusioner bernama Targeted Poverty Alleviation,sebuah pendekatan yang secara cerdik memadukan intervensi berbasis data dengan aksi lapangan yang masif. Alih-alih menerapkan solusi satu ukuran untuk semua, pemerintah Tiongkok menurunkan petugas khusus yang menggunakan basis data nasional untuk mendiagnosis masalah spesifik setiap keluarga miskin dan meracik resep penanganan yang tepat.
Strategi ini tak hanya berhenti pada penargetan, tapi juga di-perkuat dengan megaproyek pembangunan infrastruktur. Jutaan warga dipindahkan dari daerah kumuh ke hunian baru yang lebih layak, dilengkapi dengan akses pekerjaan dan fasilitas publik. Disaat yang sama, investasi infrastruktur digenjot habis-habisan. Jalan serta jaringan listrik dan internet dibangun di pelosok desademi menghidupkan kembali denyut nadi ekonomi perdesaan.
Hasil dari upaya gigih ini sungguh fenomenal, mengubahpeta kemiskinan Tiongkok secara dramatis. Berkat sinergi antarapemberdayaan ekonomi lokal, peningkatan layanan dasar, dan komitmen politik yang kuat, jumlah penduduk miskin di perdesaanturun drastis, menyentuh angka nol pada akhir 2020. Transformasi ini didukung oleh peningkatan pendapatan per kapita yang signifikan, menjamin peningkatan kualitas hidup jutaan masyarakat. Lebih dari itu, pencapaian ini membuktikan bahwa dengan data yang akurat dan implementasi yang terencana, kemiskinan ekstrem sekalipun bukanlah takdir yang tak bisa diubah.
Tiongkok telah menorehkan babak baru dalam sejarah pembangunan, mengajari dunia bahwa visi yang berani dan eksekusi yang presisi mampu m....

